xi-jinping-akan-sumbang-total-rp-1-t-ke-palestina

Xi Jinping Akan Sumbang Total Rp 1 T ke Palestina. Presiden China Xi Jinping baru saja mengumumkan bantuan sebesar 100 juta dolar AS untuk Palestina, setara sekitar Rp 1,5 triliun dalam nilai tukar terkini. Pengumuman ini disampaikan saat pertemuan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada 4 Desember 2025. Bantuan ini fokus meringankan krisis kemanusiaan di Gaza dan mendukung rekonstruksi pasca-konflik. Di tengah gencatan senjata yang masih rapuh, langkah China ini jadi sinyal kuat dukungan Beijing terhadap Palestina, sekaligus dorong solusi dua negara yang lebih adil. MAKNA LAGU

Latar Belakang Pengumuman dan Respons Abbas: Xi Jinping Akan Sumbang Total Rp 1 T ke Palestina

Xi Jinping menyampaikan komitmen ini di tengah diskusi bilateral China-Prancis soal isu global, termasuk Ukraina dan Timur Tengah. “China akan berikan 100 juta dolar untuk bantu Palestina atasi krisis Gaza dan bangun kembali infrastruktur,” katanya, sambil tekankan pentingnya gencatan senjata permanen. Ini bukan bantuan pertama: sejak 2023, China sudah sumbang puluhan juta dolar untuk UNRWA dan rekonstruksi Gaza, termasuk 69 juta dolar pada Mei 2024. Total kumulatif sejak awal konflik kini mendekati 1 triliun rupiah, meski pengumuman terbaru ini jadi yang terbesar dalam setahun belakang. Presiden Palestina Mahmoud Abbas langsung kirim pesan terima kasih, sebut China sebagai “teman sejati” yang tak pernah tinggalkan rakyat Palestina di saat sulit.

Fokus Bantuan: Kesehatan, Makanan, dan Rekonstruksi: Xi Jinping Akan Sumbang Total Rp 1 T ke Palestina

Dana 100 juta dolar akan dialokasikan untuk kebutuhan mendesak di Gaza, di mana lebih dari 2 juta warga masih bergantung bantuan harian. Prioritas utama: pengiriman makanan, obat-obatan, dan peralatan medis untuk rumah sakit yang hancur. Sekitar 40 persen dana ditujukan rekonstruksi sekolah dan rumah tinggal, sementara sisanya dukung program air bersih dan sanitasi. China juga janji kirim tim medis dan insinyur untuk bantu bangun infrastruktur tahan bencana. Ini selaras dengan inisiatif Global Development Initiative Xi, yang anggap Palestina sebagai prioritas stabilitas regional. Pengiriman awal bantuan logistik sudah dijadwalkan via darat dari Yordania, hindari rute Laut Merah yang masih tegang.

Implikasi Diplomatik di Tengah Konflik Global

Pengumuman ini datang pasca pesan ucapan Xi ke Sidang PBB Hari Solidaritas Palestina pada 25 November 2025, di mana dia tekan dua negara sebagai jalan keluar tunggal. China lihat ini peluang perkuat posisi di Timur Tengah, di mana Beijing sudah mediasi rekonsiliasi Fatah-Hamas di Beijing awal 2025. Bagi Palestina, bantuan ini krusial karena donor Barat seperti AS dan UE kurangi kontribusi UNRWA akibat tuduhan politik. Namun, ini juga picu kritik dari Israel, yang anggap China condong ke Hamas. Secara regional, langkah Xi dorong negara Arab seperti Mesir dan Yordania ikut tambah bantuan, sambil tekan konferensi perdamaian internasional yang diusulkan Xi sejak Mei 2024.

Kesimpulan

Bantuan 100 juta dolar dari Xi Jinping bukan sekadar uang, tapi pesan tegas: China siap isi kekosongan diplomasi di Palestina saat Barat ragu-ragu. Dengan total sumbangan kumulatif Rp 1 triliun sejak 2023, Beijing tunjukkan komitmen jangka panjang untuk Gaza yang stabil dan Palestina merdeka. Di saat krisis kemanusiaan Gaza masih parah, inisiatif ini bisa jadi katalisator rekonstruksi, asal didukung implementasi gencatan senjata. Bagi Palestina, ini harapan nyata; bagi dunia, pengingat bahwa solusi adil butuh aksi kolektif. China lagi-lagi bukti diplomasi kemanusiaan bisa ubah narasi konflik—semoga diikuti yang lain.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *