Kecelakaan Truk di Flyover Ciputat Sempat Mundur. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk tronton bermuatan besi terjadi di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis pagi, 8 Januari 2026. Insiden ini menyebabkan satu truk melintang di jalan, sopir sempat terjepit, dan truk sempat mundur hingga nyaris menabrak pengendara motor. Kemacetan parah langsung melanda jalur arah selatan, sementara jalur berlawanan tetap dibuka satu arah. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden di flyover tersebut, yang sering jadi titik rawan karena tanjakan curam. Untungnya, tidak ada korban jiwa, tapi sopir terjepit harus dievakuasi tim medis. TIPS MASAK
Kronologi Kecelakaan: Kecelakaan Truk di Flyover Ciputat Sempat Mundur
Kedua truk tronton beriringan naik tanjakan flyover Ciputat arah Parung. Truk depan tiba-tiba mengalami rem blong atau terkunci karena selang rem copot, membuatnya berhenti mendadak. Truk belakang yang mengangkut pipa besi tidak bisa menghindari tabrakan, menabrak bagian belakang truk depan. Benturan keras membuat sopir truk belakang terjepit di kabin.
Setelah tabrakan, truk belakang mundur lurus ke belakang karena gaya dorong atau rem tidak berfungsi sempurna. Saat itu, sebuah motor dengan penumpang pasangan suami istri berada di belakang. Pengendara motor sigap meloncat dari kendaraan untuk menghindari tertabrak, sehingga selamat tanpa luka serius. Truk baru berhenti setelah roda belakang menabrak pembatas jalan, posisinya melintang dan menutup total jalur arah selatan.
Dampak pada Lalu Lintas dan Evakuasi: Kecelakaan Truk di Flyover Ciputat Sempat Mundur
Insiden pagi hari langsung memicu kemacetan parah di Flyover Ciputat, terutama arah Pamulang atau Parung. Polisi menutup total jalur selatan dan mengalihkan kendaraan ke bawah flyover atau rute alternatif. Jalur arah Jakarta tetap dibuka satu arah untuk mengurangi kepadatan. Evakuasi memakan waktu beberapa jam, dengan kendaraan derek tiba untuk menarik truk melintang.
Sopir yang terjepit berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan medis, kondisinya stabil. Pengendara motor yang meloncat juga selamat berkat refleks cepat. Kemacetan sempat meluas hingga kawasan sekitar, memaksa banyak pengguna jalan mencari jalur lain. Polisi mengimbau pengendara menghindari flyover sementara hingga situasi normal kembali.
Penyebab dan Pencegahan
Penyebab utama diduga rem blong pada tanjakan curam, ditambah muatan berat pipa besi yang memperberat kendaraan. Selang rem copot membuat sistem pengereman gagal total, khas pada truk tua atau kurang perawatan. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan berat sebelum melintas jalur tanjakan seperti flyover Ciputat.
Pihak berwenang diharapkan meningkatkan pengawasan truk muatan berat, termasuk razia rem dan muatan di titik rawan. Edukasi pengemudi untuk menggunakan gigi rendah di tanjakan juga perlu diperkuat. Kejadian serupa sering terjadi di flyover ini, jadi penambahan rambu peringatan atau pembatas lebih kuat bisa jadi solusi jangka panjang.
Kesimpulan
Kecelakaan truk di Flyover Ciputat yang sempat mundur ini jadi pengingat bahaya kendaraan berat di jalur tanjakan. Untungnya, tidak ada korban jiwa berkat evakuasi cepat dan refleks pengendara motor. Kemacetan parah yang ditimbulkan menunjukkan perlunya perbaikan infrastruktur dan pengawasan lebih ketat. Harapannya, insiden ini mendorong langkah preventif agar flyover Ciputat lebih aman bagi semua pengguna jalan. Situasi lalu lintas kini mulai normal, tapi kewaspadaan tetap diperlukan di kawasan rawan macet seperti ini.