anggota-dari-geng-di-el-salvador-divonis-1-000-tahun-penjara

Anggota dari Geng di El Salvador Divonis 1.000 Tahun Penjara. Pada akhir 2025, otoritas El Salvador mengumumkan vonis berat bagi ratusan anggota geng Mara Salvatrucha (MS-13). Sebanyak 248 orang divonis atas berbagai kejahatan berat, dengan satu di antaranya mendapat hukuman 1.335 tahun penjara. Pengumuman ini disampaikan Kantor Jaksa Agung melalui media sosial, menandai kelanjutan kebijakan keras pemerintah terhadap geng kriminal. Vonis panjang ini, meski simbolis karena tak mungkin dijalani sepenuhnya, menjadi bagian dari upaya menekan kekerasan yang telah merajalela selama puluhan tahun di negara Amerika Tengah itu. INFO CASINO

Latar Belakang Kejahatan Geng MS-13: Anggota dari Geng di El Salvador Divonis 1.000 Tahun Penjara

MS-13 dikenal sebagai salah satu geng paling brutal di dunia, lahir di Los Angeles pada 1980-an dari imigran Salvador yang melarikan diri dari perang saudara. Geng ini menyebar ke El Salvador dan negara tetangga, mengendalikan wilayah luas melalui pemerasan, pembunuhan, dan perdagangan narkoba. Pada puncaknya, MS-13 bersama rivalnya Barrio 18 menguasai sekitar 80 persen wilayah negara, menyebabkan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Pemerintah memperkirakan kedua geng bertanggung jawab atas kematian sekitar 200.000 orang selama tiga dekade. Kejahatan dalam kasus ini mencakup 43 pembunuhan berat, 42 kasus penghilangan orang, femisida, pemerasan, dan asosiasi ilegal, dilakukan antara 2014 hingga 2022.

Detail Vonis dan Proses Hukum: Anggota dari Geng di El Salvador Divonis 1.000 Tahun Penjara

Vonis diberikan kepada 248 anggota MS-13, dengan satu terpidana utama, Marvin Abel Hernandez Palacios, dijatuhi 1.335 tahun penjara atas berbagai tuduhan berat. Sepuluh lainnya mendapat hukuman antara 463 hingga 958 tahun. Vonis ini dianggap “teladan” oleh jaksa agung, meski tidak dijelaskan apakah sidang dilakukan secara massal atau individu. Hukuman panjang semacam ini umum di El Salvador untuk kasus kumulatif, di mana setiap kejahatan dijatuhi vonis terpisah yang dijumlahkan. Proses ini bagian dari keadaan darurat sejak Maret 2022, yang memungkinkan penangkapan massal tanpa surat perintah, menahan puluhan ribu tersangka geng.

Dampak Kebijakan Pemerintah dan Kritik

Kebijakan keras Presiden Nayib Bukele berhasil menurunkan tingkat pembunuhan secara drastis hingga level terendah sejarah. Namun, kelompok hak asasi manusia mengkritik adanya penyalahgunaan kekuasaan, penahanan sewenang-wenang, dan kondisi penjara yang buruk. Meski begitu, pendekatan ini populer di kalangan masyarakat yang lelah dengan kekerasan geng. Vonis ekstrem ini diharapkan memberi efek jera, memastikan pelaku kejahatan berat tak pernah bebas lagi.

Kesimpulan

Vonis hingga ribuan tahun penjara bagi anggota geng di El Salvador menunjukkan tekad kuat pemerintah memberantas kejahatan terorganisir. Di akhir 2025, langkah ini menjadi simbol perubahan besar, meski menuai pro dan kontra. Dampaknya nyata: negara lebih aman, tapi dengan harga pengawasan hak asasi. Pada akhirnya, vonis ini mengingatkan bahwa perdamaian sering datang dari tindakan tegas, tapi harus diimbangi keadilan bagi semua pihak. El Salvador terus menjadi contoh kontroversial dalam perang melawan geng kriminal global.

BACA SELENGKAPNYA DI..

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *