Kemenpora Tegaskan Komitmen SSEAYP Thailand. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali menegaskan komitmen penuh terhadap program Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Programme (SSEAYP) tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Thailand. Pernyataan resmi disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo pada 18 Februari 2026 di sela-sela rapat koordinasi persiapan delegasi Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta. SSEAYP 2026 dijadwalkan berlangsung selama sekitar 50 hari mulai akhir Oktober hingga pertengahan Desember, dengan Thailand sebagai negara tuan rumah utama. Indonesia akan mengirimkan 11 delegasi pemuda terbaik (5 putra dan 6 putri) plus National Leader sebagai perwakilan resmi. REVIEW FILM
Persiapan Delegasi Indonesia: Kemenpora Tegaskan Komitmen SSEAYP Thailand
Kemenpora menyatakan seleksi nasional SSEAYP 2026 telah selesai pada akhir Januari lalu. Para delegasi terpilih berasal dari berbagai latar belakang: mahasiswa, pengusaha muda, aktivis lingkungan, seniman, dan pemimpin komunitas. Mereka menjalani pelatihan intensif selama dua bulan (Januari–Februari 2026) yang mencakup pengenalan budaya ASEAN-Jepang, public speaking, leadership, serta isu-isu global seperti perubahan iklim, ekonomi digital, dan kesetaraan gender.
Menteri Dito menekankan bahwa tahun ini Indonesia akan membawa narasi “Pemuda untuk Ketahanan dan Kolaborasi Regional”. Delegasi diharapkan aktif berkontribusi dalam diskusi kelompok, workshop, dan proyek bersama peserta dari 10 negara ASEAN plus Jepang. Kemenpora juga telah menyiapkan anggaran Rp 4,8 miliar untuk seluruh rangkaian kegiatan, termasuk tiket pesawat, akomodasi selama pre-departure training, dan perlengkapan delegasi. Koordinasi dengan Kedutaan Besar Thailand di Jakarta dan Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok berjalan lancar untuk memastikan kelancaran program.
Makna Strategis SSEAYP bagi Indonesia: Kemenpora Tegaskan Komitmen SSEAYP Thailand
SSEAYP bukan sekadar pertukaran pemuda biasa. Program ini telah berjalan sejak 1974 dan menjadi salah satu wadah utama diplomasi pemuda ASEAN-Jepang. Bagi Indonesia, partisipasi di SSEAYP memberikan kesempatan membangun jaringan lintas generasi dengan pemimpin masa depan negara tetangga dan Jepang. Banyak alumni SSEAYP Indonesia yang kini menempati posisi strategis di pemerintahan, swasta, dan organisasi internasional.
Tahun 2026 memiliki makna khusus karena Thailand sebagai tuan rumah akan mengusung tema “Youth for Sustainable Future in the Digital Era”. Indonesia berencana membawa isu spesifik seperti ekonomi kreatif berbasis digital, transisi energi hijau, dan pemberdayaan pemuda di daerah tertinggal. Menteri Dito menegaskan bahwa delegasi Indonesia tidak hanya akan menjadi peserta, melainkan kontributor aktif yang membawa perspektif bangsa.
Kesimpulan
Kemenpora melalui pernyataan resmi pada 18 Februari 2026 menunjukkan komitmen penuh terhadap kesuksesan SSEAYP Thailand 2026. Dengan persiapan matang, delegasi berkualitas, dan narasi yang relevan, Indonesia siap memberikan kontribusi signifikan dalam program yang telah menjadi jembatan persahabatan selama lebih dari lima dekade. Partisipasi ini bukan hanya kehormatan, melainkan investasi jangka panjang bagi hubungan bilateral dan multilateral di kawasan ASEAN-Jepang. Semoga delegasi Indonesia tahun ini dapat membawa pulang pengalaman berharga sekaligus memperkuat citra positif pemuda Indonesia di mata dunia. SSEAYP 2026 di Thailand akan menjadi panggung bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selamat bertugas bagi para delegasi—bawa nama baik Indonesia!